YANG MENYAKITKAN JUSTRU SULIT DILUPAKAN

Bayangannya masih saja mengganggu kepalamu. Memenuhi ruang-ruang kosong di ingatanmu. Kamu jadi marah dan kesal. Ingin sekali rasanya pemikiran semacam itu lenyap. Tapi kamu masih saja memikirkannya. Kamu orang yang tidak bisa melupakan dia yang menyakitimu. Bahkan teringat hingga detik ini. Semakin kamu memaksa melupakan, justru bayangannya semakin terlihat jelas. Padahal kamu sudah tidak ada rasa. Sayang apalagi. Tapi kenapa begitu sulit untuk melupakan?

Mungkin begini, kamu benar-benar belum bisa ikhlas memaafkan semua kesalahannya. Kamu terlalu membencinya karena rasa kecewamu itu. Dan bahkan kamu menyimpan dendam padanya dan bertekad bahwa dia harus merasakan kesakitan yang sama. Kesakitan yang selama ini kamu rasakan. Itulah kenapa kamu begitu sulit melupakan dia yang menyakitimu.

Ada dua hal yang membuatmu tidak bisa membuatmu melupakan seseorang. Yang pertama kasih sayang. Yang kedua adalah kebencian.

Kita bicara pada hal yang pertama, kasih sayang. Mungkin mulutmu berkata tidak, tapi hatimu menyimpan yang sebaliknya. Mungkin kamu sudah menghapus foto-fotonya dari Instagrammu. Tapi sudahkah kamu mengeluarkan fotonya dari dompetmu? Yang perlu kamu lakukan adalah ikhlas. Relakan dia yang sudah pergi meski rasanya begitu berat. Ikhlaskan meskipun itu sakit yang teramat sangat. Relakan meskipun itu kecewa yang sungguh terlewat. Kalau kamu ikhlas, kamu tidak akan membencinya. Yang mana itu justru akan semakin memberimu ingatan-ingatan atas semua kesakitanmu.

Yang kedua tentu saja kebencian. Kebencian sama saja menaruhnya di kepalamu. Hal yang menyebabkan dia terus saja mengganggumu meskipun kamu berusaha setengah mati untuk melupakannya. Rasa benci berlebihan inilah yang tidak akan membuatmu lepas dari belenggu bayang-bayangnya.

Sekali lagi ikhlaskan. Kamu harus bahagia. Dan jangan biarkan orang lain mengendalikan kebahagiaanmu. Kebahagiaanmu ada pada kendalimu sendiri.

Please follow and like us:

Mana Komentarnya? Jangan diem-diem bae