Surat Terbuka Untuk Adik dan Laptopnya

Surat Terbuka Untuk Adik dan Laptop Asus Miliknya

Selamat pagi broooo.

Apa kabar? Ah, pasti baik. Seperti kemarin waktu aku pulang ke Semarang, aku lihat kamu makin berisi saja. Cenderung gemuk malah. Itu artinya gizimu tercukupi bukan?

Mungkin memang kita berdua mempunyai gen yang sama-sama diturunkan dari bapak dan ibu. Saat anak kos yang lain justru kurus kering karena makan makanan yang kurang bergizi, kita justru sebaliknya. Tumbuh. Selain ke atas, juga ke samping. Benar-benar sial. Seakan metabolisme tubuh kita ini tidak sempurna, ya?

Tapi sepertinya tidak selalu soal makanan yang jadi penyebab bro (padahal aku sering memanggilmu dengan sebutan “le” tapi tidak apalah biar lebih keren saja). Gaya hidup kita aku rasa juga berpengaruh. Namanya juga adik-kakak. Kebiasaannya tidak jauh beda. Liburan akhir tahun kemarin saja kita hanya goler-goler di kasur kosmu. Sesekali aku pergi minum kopi di kafe-kafe kekinian dalam rangka meet up dengan teman-teman lama. Berbincang-bincang ringan saja sambil membuka kembali lembaran-lembaran masa lalu. Dan kegiatanmu juga tak lebih dari sekedar nge-date dengan pacarmu. Setelah kegiatan yang cenderung tidak banyak gerak itu kita kembali ngasur. Tak lupa dengan hiburan permainan PES di laptopmu. Tentunya dengan gorengan hasil berburu di Angkringan Pak Gik ditambah nasi kucingnya. Benar-benar suram gaya hidup kita.

Laptopmu satu-satunya media kita untuk menghibur diri kala libur akhir tahun itu. Sengaja memang tidak aku bawa laptopku yang penuh dengan file-file pekerjaan dari kantor. Aku ingin benar-benar lepas dari itu semua. Apa gunanya liburan jika masih harus diganggu pekerjaan. Aku ingin setelah liburan kembali jadi fresh sehingga siap untuk menghadapi tahun 2019 yang sudah di depan mata. Lagipula laptopku tidak ada permainannya. Sementara laptopmu ada. Kamupun punya joystick. Ibarat kamu punya gorengan sudah lengkap dengan cabainya. Lengkap!

Setelah menggunakan laptopmu selama liburan aku punya satu saran bro. Gantilah laptopmu itu. Aku tahu laptopmu Asus. Segala produk Asus memang bagus. Tapi ingat bro, tahun depan dirimu sudah masuk ke dunia perkuliahan alias sudah menjadi mahasiswa. Kurang lengkap rasanya jika kamu masih memakai laptop Asus keluaran lama. Harus kamu upgrade. Dan sepertinya Asus ZenBook S UX391UA cocok untuk menggantikan laptop lamamu.

Saranku ini bukan tanpa sebab. Sebagai kakak yang baik, aku tidak rela adiknya terganggu profuktifitasnya termasuk ketika bermain PES. Dalam liburan akhir tahun yang lumayan seru dengan laptopmu itu aku merasakan berbagai macam hal soal laptop Asusmu yang sekarang.

Pertama soal berat dan ruang. Waktu aku pinjam laptopmu untuk aku bawa ke kedai kopi dengan wifinya yang kencang, bobot laptopmu ini mengganggu bro. Ditambah lagi tebalnya itu loh. Aduh harusnya kalau laptopmu ZenBook S UX391UA ini tidak perlu repot lagi. Tasku masih bisa muat untuk bawa buku bacaan lebih banyak karena laptop ini cuma berukuran 12,9 mm. Dan beratnya yang cuma sekilo, beuh kemana-mana ngacir.

Kedua kenyamanan. Tahu tidak bro, Asus Zenbook S yang satu ini dibuatnya sangat anti-mainstream. Berbeda dengan laptop lain. Dia punya fitur namanya ErgoLift. Fungsinya biar keyboard bisa otomatis miring dan terangkat waktu laptop dibuka. Efeknya mengetik jadi lebih nyaman termasuk buat mengetik lama-lama. Maaf-maaf saja, waktu kemarin aku pinjam laptopmu yang sekarang untuk mengetik draft blog tanganku jadi capek. Maklum banyak cerita untuk akhir tahun ini.

Selain posisi mengetik yang semakin nyaman, suhu udara dan audio juga makin optimal. Sudah lupakan saja itu cooling pad-mu. Repot kalau kemana-mana harus dibawa. Apalagi speaker bluetooth-mu itu. Audio di laptop ini sudah dioptimalkan berkat kemiringan hinge-nya. Mantap kan? Bayangkan dua benda sudah bisa hilang dari tasmu. Speaker dan cooling pad. Laptopnya tipis dan ringan lagi. Kemana-mana ngacir.

Sudah ingin ganti laptop belum? Maaf ya kalau memanas-manasi. Tapi kalau belum, sini aku suapi dengan kelebihan-kelebihan lainnya.

Ketiga desain bro. Zenbook S ini terlihat mewah tapi tidak berlebihan. Siap mencuri perhatian para wanita yang kebetulan juga mampir ke tempat nongkrong favoritmu. DItambah style-nya yang memikat. Wah siap-siap saja ada cewek yang mengajak kenalan setelah melihat anak kuliah se-keren dirimu. Bawa laptop, ngerjain tugas kuliah, eh dapat bonus kenalan. Ciwiwiwiit. Kalau soal warna kamu tinggal pilih, ada deep dive blue kalau ingin terlihat lebih serius dan kalem atau pilih rose gold untuk menunjukkan kalau kamu berkelas. Lanjut lagi.

Ini yang paling penting keempat, spesifikasi. Mau main PES saja harus menunggu loading yang lama. Tapi kalau pakai Zenbook S UX391UA tidak perlu lagi buang-buang waktu. Sudah pakai SSD mau apalagi. Ditambah lagi laptop ini memakai Intel Core I7 generasi terbaru. Sedikit menunggu, banyak menikmati.

Penyakit orang milenial seperti kamu, yang begitu mobile dengan membawa gadget di tasnya, adalah lupa kalau di tasnya ada berbagai barang mahal. Izinkan aku bercerita tentang laptopku dulu. Engselnya patah bro. Keteledoranku waktu itu menaruh tas tidak hati-hati. Tidak cuma aku, satu temanku dengan ultrabooknya mengalami hal yang sama. Lagi-lagi karena teledor menaruh tas sembarangan. Tapi aku rasa kalau kamu menjatuhkan pilihan hatimu ke Zenbook S UX391UA, yang sudah memenuhi standar militer MIL-STD 810G, dijamin tidak perlu gelisah. Laptop ini sudah teruji di sembilan uji ekstrim. Bayangkan sembilan, angka yang sempurna. Di antaranya uji ketinggian, uji suhu, dan kelembapan. Top markotop.

Oh iya dan satu lagi. Waktu kamu sedang keluar dengan pacarmu itu, aku bawa laptopmu lagi-lagi ke kafe dengan wifi yang gila parah kencangnya. Kadang bosan juga di kosmu kalau tidak ada lawan bermain PES. Yasudah aku buru-buru ke kafe siapa tahu bisa dapat tontonan seru dari internet untuk ditonton nantinya. Aku ingat kalau kita benar-benar tidak profuktif di kos. Jadi sebaiknya aku carikan beberapa tontonan untuk kita tonton bersama. Ditambah nasi kucing dan gorengan dan juga teh manis hangat yang kita beli di warung depan.

Singkat cerita aku sudah terhubung dengan wifi. Sekitar lima file aku download bersamaan. Aku ingat betul semuanya sudah menyentuh angka di atas tujuh puluh persen. Tak lama muncul peringatan baterai sudah mau habis. Aku buka tasku. Badala! Chargernya lupa aku bawa. Sial betul. Mungkin karena tadi buru-buru jadi lupa. Lalu aku harus bagaimana. File download-ku tanggung dan sudah hampir selesai..

Akhirnya aku tunda dulu aktifitas mengunduh. Aku matikan laptop lalu pulang ke kosmu. Kuambil charger dan aku colokkan. Karena unduhan masih tanggung yasudah lah, aku pakai hotspot dari kuota hapeku saja. Sial.

Begini jadinya jika laptopmu kurang tahan lama. Baru dipakai sebentar sudah harus nyolok. Coba pakai Zenbook S UX391UA yang baterainya bisa tahan sampai 13,5 jam. Kalau habis tinggal tunggu 49 menit sudah bisa dapat 60 persen yang artinya sudah bisa dipakai sekitar 8 jam. Kamu benar-benar harus ganti ke laptop ini. Aku kasihan jika di masa depan nantinya file-file revisi skripsimu hilang karena belum tersimpan akibat baterai habis. Tidak lucu.

Jadi kurang apalagi? Zenbook S display-nya juga mantap. Pendinginannya pakai komponen canggih. Sudah pakai thunderbolt 3 biar urusan copy meng-copy lancar jaya. Aku tahu anak kuliah suka copy film-film bajakan. Gantilah saja laptop Asus lamamu itu dengan Zenbook S ini.

Mungkin sekarang aku mengerti penyebabnya kenapa kamu begitu mageran. Sehingga ini semua menular ke aku waktu liburan akhir tahun ini. Laptopmu tidak begitu mobile. Kalau mau pergi dengan laptop saja printilan-nya banyak sekali. Wah buat repot saja. Pokoknya tahun depan kalau masuk kuliah sudah harus ganti laptop, ya minimal Zenbook S inilah.

Tapi ingat, kalau mau laptop ini jangan minta ke bapak dan ibu ya tapi menabung! Uang kuliahmu tahun depan pasti mahal.

 

 

Salam hangat,

Kakakmu

 

fitur asus zenbook s ux391ua

 

Tulisan ini adalah tulisan yang diikutsertakan dalam lomba blog “Liburan Asik dengan Laptop Asus” yang diadakan oleh @asusid dan @mirasahid. Disajikan dengan gaya saya yang bebas namun tetap memperhatikan tanda baca.

lomba blog asus

Please follow and like us:

4 thoughts on “Surat Terbuka Untuk Adik dan Laptop Asus Miliknya

Mana Komentarnya? Jangan diem-diem bae